Hubungan persaudaraan yang sebenarnya adalah ketika sama2 beranjak dewasa dan mungkin ada yang sudah menikah..
Dalam fase tersebut, akankah hubungan itu sama saat kecil dahulu..ketika bertengkar kemudian bermain bersama lagi..
Ketika ada yg mengganggumu, kemudian kau panggil kakakmu. Berharap kakakmu akan membantumu karna dia adalah pembelamu..
Atau ketika kau membela adikmu yang memang bersalah demi sebuah kata DIA ADIKKU..
Ketika adikmu bersalah hingga diberi hukuman dikurung dikamar tanpa diberi makan, dengan cerdiknya kau berpura2 makan dan menyelinap menyodorkan makanan pada adikmu..
Ketika kau terpojok hanya karna membela dan menutupi kesalahan kakakmu demi sebuah kata DIA KAKAKKU..
Terbesit hati rindu akan hal2 semacam itu..
Mungkinkah moment itu akan terjaga ketika kalian sudah dewasa dan mungkin sudah sama2 berumah tangga..?
Ketika kau sudah sama2 dewasa, ada yang kaya dan ada mnjdi orang biasa saja atau mungkin ada yang taat agama sedang yang lain masih mncari jati diri dan mungkin diantaranya sedang dalam keterpurukan..
Ingatlah hanya saudara yang sanggup bertaruh nyawa, jagalah saudaramu jangan kau tinggalkan hanya karna sebuah kesalahan. Dukunglah lah dia, dan angkatlah jika dia terjatuh dan pujilah ketika dia berhasil.. Ingat, orang asing bisa mnjadi saudara kenapa saudara harus seperti orang asing..
Ketika kau menjadi orang kaya, saudaramu tak meminta hartamu tpi saudaramu dngan bangganya ia berkata pada semua orang LIHAT SAUDARAKU SUDAH MENJADI ORANG KAYA..
Ketika saudaramu terpuruk, semua orang berkata kasihan saudaramu..
Dalam keterpurukannya akankah kau akan membatunya atau sekedar melambaikan tangan hanya untuk mnghiburnya..
Tanyakan pada hatimu, saudara bukanlah diukur dri harta benda atau martabat danpejabat dan bukan pula karna alim ulama.,
Saudara adalah saudara dan saudara akan selalu mnjadi saudara tanpa TITIK dan KOMA..
#salam buat saudaraku
penulis/editor: adi